Selasa, 30 Agustus 2016

Model Pembelajaran Klasikal VS Model Model Pembelajaran Sentra

Pembelajaran anak usia dini memiliki dua jenis model yaitu model pembelajaran klasikal dan model pembelajaran sentra. Apa itu model pembelajaran klasikal yakni pembelajaran yang berpusat pada guru sedangkan model pembelajaran sentra berpusat pada anak. Model pembelajaran klasikal diprakarsai oleh Povdov dan Skinner. Adapun pembelajaran yang berpusat pada anak diprakarsai oleh Piaget, Erikson dan Isaacs. (Sujiono, 2009: 140).

Pembelajaran yang berpusat pada guru atau dikenal dengan istilah pengajaran langsung atau klasikal di mana guru memberikan instruktur kepada peserta didik, peserta didik mengikuti apa yang diberikan guru. Contoh kegiatannya guru menulis di papan tulis peserta didik pun mengikuti apa yang ditulis guru. Sedangkan pembelajaran yang berpusat pada anak atau sentra, pembelajaran yang memberikan kesempatan dan kebebasan pada anak untuk mengemukakan pemikirannya sendiri dan memilih kegiatannya. Contoh kegiatanya pembelajaran sentra, harus sesuai dengan tema apa yang diberikan untuk peserta didik mainkan. Misalnya sentra bahan alam dengan tema persatuan, sub tema tradisional. Guru menyediakan 3-4 kegiatan seperti membuat kolase dari kulit telur, bermain ublek, bermain pasir membentuk wayang). Dari kegitan tersebut peserta didik dapat memilih apa yang ia mainkan, dan guru sebagai fasilitator, motivator dan evaluator kepada peserta didik.

Melihat dari proses pembelajaran yang dilakukan harus memenuhi prinsip-prinsip pembelajaran yaitu berangkat dari yang dimiliki anak, belajar harus menantang pemahaman anak, belajar dilakukan sambil bermain, menggunakan alam sebagai sarana pembelajaran, belajar dilakukan melalui sensorinya, belajar membekali keterampilan hidup, belajar sambil melakukan (Isjoni, 2010: 58-60). Justru model pembelajaran klasikal tidak sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran pada anak usia dini. Model klasikal membuat anak tidak memiliki kebebasan dalam berfikir, anak akan merasa dituntut atau dipaksa. Model klasikal ini justru tidak sedikit digunakan di negara Indonesia.

Itulah beberapa poin mengenai perbedaaan model pembelajaran klasikal dan model pembelajaran sentra. Sudah seharusnya pendidikan anak usia dini menggunakan model sentra. Seiring berkembangnya kurikulum model sentra sangat cocok untuk perkembangan anak. Banyak hal positif yang didapat dari model sentra ini. Hal ini sesuai dengan pesan Imam Ali Bin Abi Tholib R.A:

اَدِّبُوْا أبْنَاءَكُمْ وَ اَحْسَنُوْا اَخْلَاقَهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مِنْ زَمَانِكُمْ
“Didiklah anak-anakmu dan haluskanlah akhlaknya, karena sesungguhnya mereka hidup bukan pada zamanmu”.

Di lain kesempatan kita akan membahas model sentra secara tersendiri. Nantikan di blog kita yah. Oh iya tulisan ini mengutip tulisan dari buku Isjoni.,  Model Pembelajaran Anak Usia Dini, Bandung: Alfabeta, 2010. Dan Sujiono, Yuliani Nurani., Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta: Indeks, 2009.